Belajar Sambil Nonton Balapan, Siswa SD dan SMP Ikuti Penugasan di Aquabike
- Herlambang Ichtiarto
- 13 Aug, 2025
Kepala Dinas Pendidikan, Pemudan dan Olahraga Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu mengeluarkan surat edaran kepada siswa SD dan SMP di Balige untuk mengikuti pembelajaran penugasan selama event Aquabike World Championship2025 berlangsung. Pembelajaran penugasan akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 15-16 Agustus di Venue Bontean Balige.
Rikardo mengatakan bahwa selama pembelajaran
penugasan, anak-anak wajib mencatat situasi F1 Aquabike selama dua hari
tersebut.
“Anak-anak bisa mendeskripsikan
pembelajaran itu, dimana sudah mencakup bidang studi bahasa Indonesia, PPKN dan
bidang studi lainnya,” ujar Rikardo dilansir dari Waspada.id, Selasa
(12/8/2025)
Selain para siswa, Rikardo juga
menginstruksikan para guru untuk mengikuti Aquabike World Championship 2025. Ia
berharap guru dapat memahami jalannya kegiatan selama dua hari, sehingga mereka
dapat membandingkan tugas para murid dengan event yang mereka saksikan sendiri.
“Demi
keamanan para siswa, dalam surat edaran kita sampaikan bahwa pendampingan boleh
dilakukan oleh guru ataupun orangtua. Kita anjurkan siswa membawa buku catatan
untuk ditulis karena mereka akan deskripsikan kegiatan ini.” Jelas Rikardo.
Mendapat instruksi langsung dari Bupati
Toba Effendy Napitupulu, Dinas Pendidikan, Pemudan dan Olahraga Kabupaten Toba
juga bertanggung jawab atas kelancaran persiapan Venue Bontean Balige. Rikardo
memaparkan pihaknya telah memperbaiki kelengkapan venue demi suksesnya Aquabike
World Championship 2025.
“Toilet
yang sebelumnya bermasalah kini sudah selesai direhab, pijakan kaki dari kayu
yang sebelumnya sudah banyak yang terkelupas sudah selesai diperbaiki, demikian
juga sandaran kayu yang sudah mulai rusak sudah selesai diganti dan dicat. Kita
lebih banyak mempersiapkan kelengkapan di venue untuk menunjang event ini.” Kata
Rikardo.
Ia mengaku perbaikan fasilitas venue
harusnya selesai pada 20 Agustus. Karena perubahan tempat yang mendadak,
pihaknyapun harus menyelesaikan perbaikan pada tanggal 12 Agustus.
“Jadi saat rapat dengan Injourney di Jakarta,
saya langsung kontak dengan PPTK agar segera menyiapkan seluruh fasilitas di
venue dan itu bisa mereka selesaikan tepat waktu meskipun dengan cara menambah
jumlah pekerja,” Ujar Rikardo
Terkait penerangan di venue, Rikardo
mengaku telah berkoordinasi dengan pihak PLN dan sudah dipastikan pada hari
Kamis (14/8/2025) semua lampu sudah menyala dan dapat menerangi seluruh venue.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
