Belajar Sambil Nonton Balapan, Siswa SD dan SMP Ikuti Penugasan di Aquabike

top-news

Kepala Dinas Pendidikan, Pemudan dan Olahraga Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu mengeluarkan surat edaran kepada siswa SD dan SMP di Balige untuk mengikuti pembelajaran penugasan selama event Aquabike World Championship2025 berlangsung. Pembelajaran penugasan akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 15-16 Agustus di Venue Bontean Balige.

 Rikardo mengatakan bahwa selama pembelajaran penugasan, anak-anak wajib mencatat situasi F1 Aquabike selama dua hari tersebut.

“Anak-anak bisa mendeskripsikan pembelajaran itu, dimana sudah mencakup bidang studi bahasa Indonesia, PPKN dan bidang studi lainnya,” ujar Rikardo dilansir dari Waspada.id, Selasa (12/8/2025)

Selain para siswa, Rikardo juga menginstruksikan para guru untuk mengikuti Aquabike World Championship 2025. Ia berharap guru dapat memahami jalannya kegiatan selama dua hari, sehingga mereka dapat membandingkan tugas para murid dengan event yang mereka saksikan sendiri.

 “Demi keamanan para siswa, dalam surat edaran kita sampaikan bahwa pendampingan boleh dilakukan oleh guru ataupun orangtua. Kita anjurkan siswa membawa buku catatan untuk ditulis karena mereka akan deskripsikan kegiatan ini.” Jelas Rikardo.

Mendapat instruksi langsung dari Bupati Toba Effendy Napitupulu, Dinas Pendidikan, Pemudan dan Olahraga Kabupaten Toba juga bertanggung jawab atas kelancaran persiapan Venue Bontean Balige. Rikardo memaparkan pihaknya telah memperbaiki kelengkapan venue demi suksesnya Aquabike World Championship 2025.

 “Toilet yang sebelumnya bermasalah kini sudah selesai direhab, pijakan kaki dari kayu yang sebelumnya sudah banyak yang terkelupas sudah selesai diperbaiki, demikian juga sandaran kayu yang sudah mulai rusak sudah selesai diganti dan dicat. Kita lebih banyak mempersiapkan kelengkapan di venue untuk menunjang event ini.” Kata Rikardo.

Ia mengaku perbaikan fasilitas venue harusnya selesai pada 20 Agustus. Karena perubahan tempat yang mendadak, pihaknyapun harus menyelesaikan perbaikan pada tanggal 12 Agustus.

 “Jadi saat rapat dengan Injourney di Jakarta, saya langsung kontak dengan PPTK agar segera menyiapkan seluruh fasilitas di venue dan itu bisa mereka selesaikan tepat waktu meskipun dengan cara menambah jumlah pekerja,” Ujar Rikardo

Terkait penerangan di venue, Rikardo mengaku telah berkoordinasi dengan pihak PLN dan sudah dipastikan pada hari Kamis (14/8/2025) semua lampu sudah menyala dan dapat menerangi seluruh venue.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *